Kita Lagi di Fase "COVID Mah Lebay" — Tapi Ini Soal AI
Inget nggak awal 2020, waktu ada berita virus aneh di Wuhan? Kebanyakan kita mikir, "ah, kayak SARS dulu juga, bakal ilang sendiri kok." Fast forward 3 minggu, dunia lockdown total. Nah, Matt Shumer (founder AI startup) bilang kita lagi ada di fase yang persis sama sekarang — cuma kali ini bukan soal virus, tapi AI.
Dan kali ini? Lebih gede dari COVID.
AI Udah Ngerjain Kerjaan Gue Sendirian
Matt nulis ini tanggal 5 Februari 2026. Dia bilang GPT-5.3 Codex sama Opus 4.6 sekarang udah bisa ngerjain hampir semua pekerjaan coding dia. Bukan bantuin doang ya — literally ngerjain sendiri dari A-Z.
Prosesnya gini: dia cuma describe apa yang mau dibikin. Empat jam kemudian, AI udah selesai. Testing sendiri, revisi sendiri, polish sendiri. Baru deh kasih tau dia, "bos, udah beres nih." Plot twist yang bikin merinding? GPT-5.3 Codex ini literally helped build itself. AI sekarang udah assist development AI berikutnya. Meta banget kan? 😅
Tech Workers Cuma Awal Cerita
Yang terjadi ke tech workers setahun terakhir — dimana AI mulai ngambil alih coding jobs — itu baru trailer. Film utamanya: semua knowledge work bakal kena dalam 1-5 tahun ke depan.
Law, finance, medicine, accounting, consulting, writing, design — semuanya masuk list. Data dari METR (lembaga yang ukur capability AI) nunjukin: November 2025, AI udah bisa complete task yang butuh 5 jam human expert. Dan kemampuan ini naik 2x lipat setiap 7 bulan. Dario Amodei, CEO Anthropic, malah bilang terang-terangan: AI bakal eliminate 50% entry-level white collar jobs dalam 1-5 tahun.
Itu bukan prediksi asal-asalan. Itu hitungan dari orang yang literally ngebangun AI-nya.
Kenapa Mayoritas Orang Masih Santuy?
Karena kita lagi di fase "kayaknya sih lebay." Sama persis kayak Januari 2020. Orang-orang masih mikir AI itu buat bikin meme lucu atau jawab pertanyaan random. Padahal jendela waktunya sempit banget.
Ada window sekarang dimana 99% orang masih ignore AI. Yang mulai serius sekarang? Mereka yang bakal survive nanti.
Jadi Gue Harus Ngapain?
1. Bayar $20/bulan, pake AI beneran. Claude, ChatGPT, apapun. Jangan cuma buat nanya "resep rendang" atau "cara ngurangin lemak perut." Pake buat kerjaan asli lo. Report, analisis, coding, design brief — semuanya.
2. 1 jam sehari buat experiment. Itu doang. Lo udah ahead of 99% orang. Coba bikin sesuatu yang biasanya butuh skill teknis — app sederhana, video marketing, business plan. Sekarang semua bisa tanpa lo jago coding atau design.
3. Build financial safety net. Serius. 3-6 bulan emergency fund itu bukan paranoid, itu basic survival kit.
4. Rethink career advice. Kalo lo punya adik atau anak, jangan asal suruh kuliah ambil jurusan "yang gajinya gede." Dunia berubah. Yang penting sekarang: adaptability, creativity, dan kemampuan pake tools baru.
5. Kejar passion project lo. Selalu pengen bikin game tapi nggak bisa coding? Pengen bikin podcast tapi nggak ngerti audio editing? Sekarang semua lebih gampang. Window-nya lagi terbuka lebar.
Real Talk
Ini bukan soal jadi parno atau pesimis. Ini soal aware. Matt nggak bilang "AI bakal destroy everything." Dia bilang "dunia bakal berubah drastis, dan lo bisa prepare atau kaget nanti."
COVID ngubah dunia dalam 3 minggu. AI bakal ngubah dunia dalam 1-5 tahun. Bedanya? Kali ini lo punya waktu buat prepare. Jangan sia-siain. 🚀